Publication Ethics and Publication Malpractice Statement

A. Tujuan Jurnal (Aims)

  1. Menjadi media publikasi ilmiah dalam bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

  2. Mengembangkan kajian akademik yang kontributif dan inovatif dalam studi Al-Qur’an.

  3. Mendorong integrasi keilmuan Al-Qur’an dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer.

  4. Menyebarluaskan hasil penelitian kepada akademisi, peneliti, dan masyarakat ilmiah secara luas.


B. Kebijakan Etika Publikasi (Publication Ethics)

Jurnal Hayatulul Qur’an berkomitmen menerapkan standar etika publikasi ilmiah berdasarkan prinsip integritas akademik dan praktik terbaik pengelolaan jurnal.

1. Etika Penulis

Penulis wajib:

  • Menyajikan karya ilmiah yang orisinal dan bebas plagiarisme.

  • Tidak mengirimkan artikel yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.

  • Mencantumkan sumber referensi secara jelas dan akurat.

  • Bersedia melakukan revisi sesuai masukan reviewer dan editor.

2. Etika Editor

Editor bertanggung jawab untuk:

  • Menilai naskah berdasarkan kualitas akademik tanpa diskriminasi.

  • Menjaga kerahasiaan identitas penulis dan reviewer (double blind review).

  • Menghindari konflik kepentingan dalam proses editorial.

  • Mengambil keputusan publikasi secara objektif dan profesional.

3. Etika Reviewer

Reviewer wajib:

  • Memberikan penilaian secara objektif dan konstruktif.

  • Menjaga kerahasiaan naskah yang ditelaah.

  • Menginformasikan kepada editor jika terdapat indikasi plagiarisme atau konflik kepentingan.

4. Plagiarisme

Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat deteksi plagiarisme. Artikel dengan tingkat kesamaan (similarity index) di atas batas yang ditentukan redaksi akan dikembalikan atau ditolak.

5. Konflik Kepentingan

Semua pihak (penulis, editor, dan reviewer) wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi proses publikasi.